Memaparkan catatan dengan label golongan Gay. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label golongan Gay. Papar semua catatan

Rabu, 7 Januari 2009

KAUM GAY: APAKAH MALAYSIA SEOLAH2 SEDANG MENUNGGU UNTUK DIBINASAKAN??



gambar dari blog harimau-menaip

Kenapa kita mencabar Allah dengan membenarkan Pesta Gay di tanahair kita? Kenapa kita mengundang bala? Tolong jangan undang bala dan janganlah mencabar Allah (blog dari harimau-menaip). Mereka ini sememangnya sudah melampau. Mereka rasanya belum lagi diuji dan memang benar2 mereka mahu diuji oleh Yang Maha Kuasa. Namun sekiranya mereka mahu ujianNYA nescaya akan orang-orang yang tidak berdosa pastinya terbabit sama. Kenapalah meeka ini tidak belajar dari sejarah kaum Nabi Lut atau setidak-tidaknya bacalah sejarah POMPEII yang seakan sama dengan peristiwa kebinasaan kaum Nabi Lut. Awas..!! Janji Allah itu adalah benar. Mati itu benar. Syurga dan Neraka itu benar. Kemurkaan NYA juga benar. Jangan kita semua dibinasakan olehNYA.
Al-Qur'an menceritakan kepada kita dalam ayat berikut bahawa tidak akan ada 'perubahan' dalam hukum Allah.

"Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuatnya sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan,maka kedatangannya itu tidak menambah kepada mereka, kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran), karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-natikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah."(QS Al-Fathir: 42-43)

Ya, tidak akan ditemukan perubahan dalam jalan (Hukum) Allah. Siapapun yang menentang hukum-Nya dan memberontak terhadap-Nya, akan menghadapi hukum suci yang sama. Pompeii, sebuah simbol kemerosotan dari Kekaisaran Romawi yang juga terlibat dalam perilaku seksual yang menyimpang dan berakhir sama halnya dengan kaum Lut. Kehancuran Pompeii disebabkan oleh letusan gunung Vesuvius. Gunung Vesuvius adalah simbol dari Italia terutama bagi kota Naples . Gunung yang membisu selama dua ribu tahun terakhir. Vesuvius yang dinamakan "Gunung Peringatan". Bukannya tanpa sebab jika gunung ini dinamakan demikian. Bencana yang menimpa Sodom dan Gomorah memiliki sangat banyak kemiripan dengan bencana yang menghancurkan Pompeii.


Disebelah kanan Vesuvius terletak kota Naples dan disebelah kirinya terletak Pompeii. Lava dan debu letusan besar gunung berapi yang terjadi dua ribu tahun lalu melanda warga kota tersebut. Bencana yang terjadi terlalu pantas sehingga segala sesuatunya terperangkap sebagaimana dalam kehidupan mereka sehari-hari dan sampai sekarang sama seperti yang terjadi dua ribu tahun yang lalu, seolah-olah waktu telah dibekukan. Penghilangan Pompeii dari muka bumi dengan bencana seperti ini bukanlah tanpa alasan. Catatan sejarah menunjukkan bahwa kota tersebut adalah merupakan sarang pemborosan/foya-foya dan perbuatan menyimpang. Kota ini dikenal dengan adanya pelacuran yang sampai pada peringkat tertentu tidak diketahui lagi mana rumah pelacuran dan mana yang bukan. Tiruan alat kelamin dalam ukuran aslinya digantung di depan pintu rumah pelacuran. Menurut tradisi yang berakar dari kepercayaan Mithraic, organ seksual dan persetubuhan tidaklah seharusnya disembunyikan namun dipertontonkan secara terang-terangan.



Namun lava dari Vesuvius menyapu bersih seluruh kota dari muka bumi dalam waktu sekejap. Meskipun demikian sisi yang paling menarik dari peristiwa ini adalah bahwa tidak ada seorangpun yang selamat dari bencana letusan Vesuvius yang mengerikan ini. Sepertinya mereka sama sekali tidak menyadari bencana tersebut, seolah-olah mereka sedang terlena dalam pengaruh guna-guna. Sebuah keluarga yang sedang menyantap makanan mereka saat itu juga menjadi batu (membatu). Beberapa pasangan ditemukan membatu dimana mereka sedang melakukan hubungan seks. Hal yang paling menarik adalah bahwa terdapat pasangan yang berjenis kelamin sama dan pasangan muda-mudi yang masih kecil. Wajah dari kebanyakan jasad manusia membatu yang digali dari Pompeii masih utuh sama sekali, ekspresi wajah-wajah tersebut pada umumnya nampak dalam kebingungan.


Disini terdapat sisi yang paling tidak bisa dimengerti dari sebuah bencana. Bagaimana mungkin ribuan orang yang menunggu untuk dijemput sang kematian tidak sempat melihat dan mendengar apapun?. Sisi yang nampak dari peristiwa ini menunjukan bahwa lenyapnya Pompeii mirip dengan peristiwa kehancuran sebagaimana yang disebutkan dalan Al Qur'an yang secara jelas sebagai "pembinasaan yang tiba-tiba". Sebagai contoh adalah "warga kota" yang disebutkan dalam Surah Yasin. Di sana disebutkan bahwa semuanya mati secara mendadak dalam waktu yang bersamaan. Keadaan ini diceritakan sebagai berikut dalam Surat Yasin ayat 29: Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati. Dalam Ayat 31 Surat al-Qamar, sekali lagi "pembinasan seketika" ditekankan ketika penghancuran kaum Tsamud dikisahkan: "Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang"

Kematian warga kota Pompeii yang terjadi secara tiba-tiba memiliki kemiripan sebagaimana diceritakan dalam ayat-ayat terebut diatas. Meskpun demikian tidak banyak hal yang telah berubah sejak Pompeii dihancurkan. Daerah Naples dimana pesta pora berlaku, tidak seteruk sebagaimana halnya daerah Pompeii yang tidak bermoral. Kepulauan Capri adalah asal muasal kaum homoseksual dan kaum nudist bertempat tinggal. Kepulauan Capri dilambangkan sebagai "surga kaum homo" dalam iklan pelancongan. Tidak hanya di kepulauan Capri dan di Italia saja, namun hampir diseluruh dunia dimana keruntuhan moral yang sama sedang terjadi dan orang-orang tetap tidak peduli untuk tidak mengambil pengajaran dari kaum-kaum terdahulu. sumber: suaramedia.com dan ratualit.blogspot.com (ada telo Indonesia dalam penulisan ini)
KULAT: Aduhai..!! Pihak pemerintah.. apa dah jadi dengan negara ISLAM HADHARI hari ini?? Dimanakah kuasa pemerintahanmu? Apakah kamu juga termasuk dalam golongan orang-orang yang hanya mengaku menganut Islam tetapi tidak mengendahkan hukum Islam? Adakah Islam hanya tinggal pada namanya saja. ?? Wallahua'alam.

Malaysia oh Malaysiaku


RAKYAT YANG BERHAK MENERIMA PEMBANGUNAN